Belajar dari Saudara: Studi Banding Bersama ITB Jazz
Kegiatan

Belajar dari Saudara: Studi Banding Bersama ITB Jazz

20 Juni 2026 · 4 menit baca

ISO dan ITB Jazz saling berbagi pengalaman dalam manajemen organisasi musik kampus — dari cara merekrut anggota hingga merancang program konser tahunan.

Studi banding dengan ITB Jazz dimulai dari pertanyaan yang tampak sederhana: apa yang bisa kita pelajari dari satu sama lain? ISO dan ITB Jazz adalah dua organisasi musik kampus dengan DNA berbeda — satu berakar pada tradisi klasik Eropa, yang lain hidup dalam improvisasi dan swing — namun keduanya berbagi tantangan yang sama dalam mengelola sebuah ensembel mahasiswa.

Sesi pertukaran berjalan lebih dari tiga jam dan mencakup banyak topik: bagaimana merekrut anggota yang tepat di tengah ketatnya jadwal akademik, bagaimana merancang program konser yang menarik bagi penonton kampus, bagaimana mengelola anggaran dengan sumber daya yang terbatas, dan bagaimana menjaga semangat bermusik tetap hidup melewati masa-masa ujian.

Yang paling berkesan bukan teknis pengelolaannya, melainkan semangatnya. Bertemu dengan musisi jazz ITB yang punya kecintaan yang sama terhadap musik — meski dengan bahasa yang berbeda — mengingatkan seluruh delegasi ISO bahwa keberagaman dalam dunia musik kampus adalah kekuatan, bukan persaingan.

Dari kunjungan ini, ISO membawa pulang beberapa ide segar: format workshop terbuka untuk mahasiswa non-anggota, kolaborasi lintas genre dalam event khusus, dan sistem mentoring antar generasi anggota yang lebih terstruktur. Studi banding itu bukan sekadar kunjungan — ia adalah awal dari persahabatan panjang.